Andaikah Waktu Terulang…

Separuh senja aku menantikan pelukanmu

Menunggumu menggenggam erat jemariku

Tak terhiitung waktu yang membayangi penantiankku

Aku tetap diam mendalami kesetiaan

 

Lihatlah…!

Awan di atas sana terasa berat dan angkuh menertawakanku

Menghancurkan pucuk-pucuk rinduku yang membeku

Memprovokasi sang waktu yang bersahabat denganku, agar pergi mengasingkanku

Dan akhirnya, kini aku menemukanmu di dalam peti dengan wajah yang membiru

Tinggalah aku bersama desah angin yang bertiup

dengan segenap iklas menyentuh dedaunanBerguguran

 terbang melayang terbang tanpa tenaga, dan itulah aku saat ini

Jika sudah begini,

Bolehkah waktu terulang kembali?

Bisakah waktu mengerti akan kecintaanku?

 

Pergilah bersama sang waktu yang akan mengobatiku…

Sertakan seluruh senyumku untuk bekal rindumu

Aku masih menyisakan isakanku, untuk mengenangmu

 

kepergianmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s