Februari Akhir..

Untuknya Sore Itu

“untuknya Sore itu…”
Langit Gerimis menangis mengiris sesak kalbu
2 hari Menjelang hari Pengikatku dengannya
Mengapa engkau masih bertahta di fikiranku
Nda, sebenarnya apa yang terjadi ini?
Tepatkah keputusanq?
Benarkah ini salahmu..
Aku memnginginkanmu ada disini nda,,
ingin ku tanyai sekali lagi tentang ini,,
ahgh,, tapi tak mungkin,,
Petir sudah terlanjur melejitkan suaranya,,
menyapu seluruh udara disana..
Kita tak akan pernah bisa kembali..
Biarlah nda,, akan kutunggu jawabnya di kelak hari..
Semoga doa manismu kau lantunkan dari jauh sana..
Semoga kita selalu terjaga,,

tak ada permusuhan dan takkan ada api kebencian!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s